TOPIK KHUSUS SAAT INI
Avis,dr | Wednesday, December 28, 2011, 07:49 | Dibaca : 520
Semangat Natal Untuk Semua Umat Beragama
Ini natal pertama dimana saya benar-benar berada di komunitas orang yang merayakan dan saya satu-satunya muslim. Rasanya luar biasa. Bila sebelumnya saya tidak terlalu mengerti perayaan natal maka di desa terpencil ini yang saya kira perayaan akan sama dengan taburan pohon natal, terasa berbeda. Hidup hanya di rumah alang dan masih tergolong perekonomian rendah biasanya membuat mereka merayakan natal dengan sederhana. Lilin dipasang menerangi beberapa kubur batu tempat nenek atau keluarga mereka yang sudah meninggal bersemayam. Beberapa potong kue natal biasanya ada bagi yang mampu membeli sementara di perkotaan biasanya tiap rumah akan memasak kue natal seperti layaknya kue kering saat lebaran tiba.


hb. sapto nugroho | Friday, December 16, 2011, 03:17 | Dibaca : 1047
Yang Tidak Tergantikan Bila Bekerja di Luar Negeri
Kerja di luar negri belum tentu karena tidak senang di Indonesia, bisa saja karena tugas. Bisa juga terpaksa kerja di luar negri karena tidak mendapat pekerjaan di Indonesia ( seperti saya sendiri). Alasan kerja di luar negri sangat mempengaruhi "cerita atau kesan" kerja di luar negri. Semua orang pasti senang tinggal di rumah sendiri dari pada di rumah orang lain. Begitu juga secara alami orang lebih senang kerja di negara sendiri dari pada di luar negri. Yang betul2 kehilangan dan tidak terganti adalah kedekatan dengan orang tua, saudara2 kandung dan saudara2 lainnya, juga teman2. Makanan juga merupakan sesuatu yang tidak bisa tergantikan dan selalu membuat rindu serta ingin pulang ke Indonesia.


hb. sapto nugroho | Sunday, December 4, 2011, 04:56 | Dibaca : 551
Negara Maju yang Mau Mundur
Jadi dari tenaga nuklir, sementara ini kembali ke tenaga batu bara. Pada bulan November ini kapal besar bermuatan 50000 ton batubara berhasil berlabuh. Untuk ini jumlah pasir yang diangkat dari pelabuhan untuk mebambah kedalaman air adalah 66000 meter kubik. Sebagai negara maju, penduduk Jepang mau kembali menggunakan peralatan dan suasana sebelumnya yaitu menggunakan air panas dan tenaga batubara. Memang tidak semua yang mundur itu suatu hal yang jelek atau kurang baik. Langkah mundur juga diperlukan dalam situasi khusus yang harus dihadapi. Sama halnya dengan mundurnya pejabat.


hb. sapto nugroho | Thursday, December 1, 2011, 21:50 | Dibaca : 628
PEMULUNG TULISAN
Timbul suatu gagasan untuk menjadi pemulung artikel. Dalam benak saya, banyak tulisan bagus beredar dan sangat sayang kalau tidak dibaca oleh banyak orang. Banyak tulisan yang "tahan waktu", artinya bukan tipe berita yang bisa usang dengan berjalannya waktu. Tulisan "tahan waktu" ini kapan saja bisa dibaca. Masalah kesehatan dan pendidikan merupakan bacaan yang bisa dibaca kapan saja dan selalu aktual. Kesehatan ini tidak hanya kesehatan badan dan tubuh, tapi juga kesehatan mental. Wisata pun kapan saja bisa dibaca, dan masih banyak jenis tulisan lain yang baik untuk dipulung ( dikumpulkan ).


Soyo Kaze | Monday, November 21, 2011, 10:54 | Dibaca : 544
Gado-gado dan Sushi: Filosofi Kain Lap
Semua berpartisipasi semaksimal mungkin. Saat itulah pengetahuan saya bertambah terhadap gaya hidup wanita Jepang. Walaupun jaman industrialisasi sudah menyapa, sentuhan pribadi tetap dipertahankan. Kreasi dengan buatan tangan sendiri masih dipercaya sebagai gaya hidup yang layak dipertahankan


hb. sapto nugroho | Sunday, November 13, 2011, 04:17 | Dibaca : 482
Anak Lebih Dulu ".
Saya sempat berdiri termangu sebentar, kenapa mereka berdoa disitu. Sementara di ujung sana ada tiga buah kendaraan berat tampak sibuk merapikan area yang tampak lebih rendah dari tempat kami berdiri. Rupanya tempat itu adalah Sekolah Dasar dimana waktu tsunami kemarin, dari 108 anak murid2 disitu, 68 anak meninggal dan 6 anak belum ditemukan.


hb. sapto nugroho | Monday, November 21, 2011, 10:59 | Dibaca : 496
"Hikinami"
Dengan fenomena Hikinami ini bukan tidak mungkin banyak orang di sekitar pinggir laut yang terbawa oleh arus tsunami ke arah daratan, setelah itu ditarik ke arah laut. Karena ada Hikinami ini maka sangat mungkin banyak jenasah yang belum ditemukan.


hb sapto nugroho | Sunday, November 13, 2011, 12:06 | Dibaca : 499
Puing-puing Itu Benar Ada dan Sangat Banyak
Ada rasa deg-degaan juga waktu pertama melihat puing2 itu. Reaksi pertama saya hanya diam. Kalau melihat keadaan ini tentu jumlah orang yang sempat melarikan diri ke tempat lebih tinggi sangatlah sedikit, apa lagi Tsunami datang sekitar 34 menit setelah gempa. Bisa kita bayangkan, belum sempat tenang setelah gempa, sudah harus melarikan diri. ( Lihat foto sekolah yang dipakai sebagai tempat aman untuk melarikan diri karena di bangun di tempat yang tinggi )


hb. sapto nugroho | Saturday, November 12, 2011, 01:09 | Dibaca : 443
Yang Tetap Ada dan yang Dibuang Saja
Di sela-sela kesibukan pengungsi di aula sekolah, di ruang guru tampak anak-anak maju satu persatu didampingi ibunya atau bapaknya, menerima surat tanda lulus dari kepala sekolah. Bulan Maret adalah bulan wisuda atau kelulusan di Jepang, dan bulan April adalah dimulainya tahun ajaran baru disekolah. Acara wisuda juga suatu acara atau moment yang menggembirakan bagi anak.

hb.sapto nugroho | Saturday, November 12, 2011, 01:04 | Dibaca : 492
Ibu 70 Tahun Selamat setelah Berjuang 92 Jam
Ibu ini juga tentu sangat lega sekali karena tertolong setelah berjuang selama 92 jam. Kejadian ini sangat menunjukan sifat orang jepang yaitu "gaman" (sabar) dan "akiramenai" (tidak putus asa), serta tentu saja suatu miracle.

 

::::| | SITEMAP   LOGIN ||::::